Selamat Datang di KPU Provinsi Jawa tengah   Click to listen highlighted text! Selamat Datang di KPU Provinsi Jawa tengah

Kehumasan Dibangun Pada Pondasi Faktual

//Kehumasan Dibangun Pada Pondasi Faktual

Kehumasan Dibangun Pada Pondasi Faktual

Jakarta, kpu.go.id – Tugas kehumasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah mewujudkan transparansi, profesional, kepercayaan, integritas, dan mandiri. Tetapi dalam mewujudkan lima hal tersebut, tidak boleh dibangun pada pondasi semu, tetapi harus dilandaskan hal faktual.

Kehumasan tidak boleh terjebak dalam hyper realitas atau kondisi semu dengan pencitraan yang tidak ditopang oleh kondisi sesungguhnya.

Ada pepatah yang mengatakan kejahatan berulang-ulang itu bisa dianggap menjadi sebuah kebenaran, itu adalah proses konstruksi yang terbentuk di publik,” ujar Komisioner KPU RI Sigit Pamungkas pada kegiatan evaluasi kehumasan, Selasa (29/11) di Ruang Sidang Utama Lantai 2 KPU RI.

“KPU sudah transparan dan professional, tetapi kalau tidak dilakukan secara sistematis, yang sudah benar itu justru akan dianggap salah oleh public,” tambah Sigit.

Sigit juga mengungkapkan ada tuduhan bahwa KPU adalah lembaga penentu kemenangan calon, KPU curang, menggelembungkan dan memanipulasi suara, itu perspektif negatifnya, dan orang percaya seperti itu.

Untuk itu, fungsi kehumasan harus mengubah perspektif publik menjadi positif dan memasukkan elemen dan usaha yang sistematis. KPU harus bisa memastikan realitas yang dikonstruksi itu apa adanya, yaitu benar-benar transparan, professional, terpercaya, integritas, dan mandiri.

Di depan perwakilan 34 KPU Provinsi seluruh Indonesia, Komisioner KPU Divisi Pendidikan Pemilih tersebut juga mengingatkan strategi kehumasan itu harus terencana dan kontinyu, sehingga terbentuk citra publik yang positif. (Arf/red. FOTO KPU/Arf/Hupmas)

By | 2016-12-20T08:50:51+00:00 November 29th, 2016|Berita|Komentar Dinonaktifkan pada Kehumasan Dibangun Pada Pondasi Faktual

About the Author:

Ubah Ukuran Huruf
Pengaturan Kontras
Click to listen highlighted text!