KPU Provinsi Jawa Tengah gelar FGD Evaluasi Pemungutan, Penghitungan dan Rekapitulasi Hasil Pilkada Serentak 2015 di Jawa Tengah

//KPU Provinsi Jawa Tengah gelar FGD Evaluasi Pemungutan, Penghitungan dan Rekapitulasi Hasil Pilkada Serentak 2015 di Jawa Tengah

KPU Provinsi Jawa Tengah gelar FGD Evaluasi Pemungutan, Penghitungan dan Rekapitulasi Hasil Pilkada Serentak 2015 di Jawa Tengah

Semarang, kpu-jatengprov.go.id- Dalam rangka melakukan Evaluasi Tahapan Pemungutan, Penghitungan dan Rekapitulasi Hasil Pilkada Serentak 2015, KPU Provinsi Jawa Tengah menggelar Focus Group Discussion(FGD)  yang berlangsung selama 1(satu) hari, Selasa 15 November 2016 bertempat di Ruang Ramayana, Patra Semarang Convention Center.

 “Kilas balik pada Pilkada Serentak Tahun 2015 di Jawa Tengah, ada 3(tiga) TPS yang dilakukan Pemungutan Suara Ulang(PSU)  yaitu di Kabupaten Kebumen da 1 TPS dan di Kabupaten Pekalongan ada 2 TPS, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa di Tahun 2015 kita masih meninggalkan catatan dan jika masih ada catatan berarti belum sempurna  oleh karena itu pada penyelenggaraan FGD kali ini akan dapat memberikan jawaban atas persoalan yang muncul sebagaimana kejadian di Tahun 2015 serta sebagai langkah dalam menyempurnakan regulasi sehingga pada penyelenggaraan Pemilu atau Pilkada selanjutnya akan berjalan sesuai dengan aturan “  demikian disampaikan oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Drs. Joko Purnomo dalam sambutan pembukaan acara FGD tersebut.

Ditegaskan kembali oleh Beliau, segala persoalan yang terjadi di tingkat TPS, diharapkan langsng diselesaikan di tingkat TPS  karena apabila terjadi sengketa di MK, persoalan yg terjadi di TPS pasti akan diungkit dan dibuka kembali persoalannnya.  Oleh karena itu perlu diingat bahwa Regulasi sudah menjamin dalam pelaksanaan tahapan tidak terjadi proses selain yang tidak diatur oleh KPU.

Mewakili 21 Kabupaten/ Kota penyelenggara Pilkada Serentak 2015 di Jawa Tengah, hadir pada kegiatan FGD tersebut adalah KPU Kabupaten Kebumen, KPU Kabupaten Pekalongan, KPU Kabupaten Boyolali, KPU Kabupaten Pemalang dan KPU Kota Semarang, kemudian juga SKPD Jawa Tengah diantaranya Polda Jawa Tengah,  Biro Humas Setda Provinsi Jawa Tengah,  Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Tengah, Biro Otonomi Daerah dan Kerjasama Setda Provinsi Jawa Tengah, Desk Pilkada Provinsi Jawa Tengah, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan  Kependudukan Provinsi Jawa  Tengah,  Kesbangpolinmas Provinsi Jawa Tengah, Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Tengah,  Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Kantor Berita Antara serta media massa cetak maupun elektronik.

Pada penyampaian materi Evaluasi terhadap tahapan pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi hasil oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Ikhwanuddin, S.Ag menyinggung masalah angka partisipasi di Jawa Tengah pada penyelenggaraan Pilkada Serentak, tanggal 9 Desember 2015 tahun lalu, yaitu Parmas tertinggi hanya di Kabupaten Boyolali yaitu sebesar 78,65% dan parmas yang paling rendah di Kabupaten Pemalang yaitu sebesari 59,36%, dimana sebagian besar pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap adalah BORO, mereka sebagian besar bekerja di luar kota dan luar negeri serta tidak menggunakan Hak Pilihnya, dan itu menjadi catatan karena sangat mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat. Terkait adanya usulan untuk pemilih BORO yang memang tidak bisa memilih dapat dihilangkan dari Daftar Pemilih Tetap , KPU tentu tidak bisa melakukannya karena perbuatan yang dengan sengaja menghilangkan Hak Pilih Seseorang  merupakan perbuatan tindak pidana Pemilu.

Beberapa masukan terkait penyelenggaran Pilkada Serentak Tahun 2015, pada sesi Diskusi dan Tanya Jawab, juga disampaikan oleh KPU Kabupaten/ Kota serta SKPD yang hadir terkait seperti halnya permasalahan pemutakhiran data pemilih yang selalu menjadi persoalan dimana data DP4 yang diterima oleh KPU Kabupaten/ Kota dari Disdukcapil setempat kurang mutakhir atau validitasnya masih kurang, kemudian untuk pemasangan Alat Peraga Kampanye yang tidak sesuai dengan aturan namun baik Panwaslu maupun Satpol PP sudah bekerja sama untuk membersihkannya dan hal tersebut mendapat apresiasi dari KPU Provinsi Jawa Tengah demikian juga dengan dukungan dari Polda Jawa Tengah terhadap pengamanan di 21 Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah.

 

By | 2016-11-16T10:52:59+00:00 November 16th, 2016|Berita|Komentar Dinonaktifkan pada KPU Provinsi Jawa Tengah gelar FGD Evaluasi Pemungutan, Penghitungan dan Rekapitulasi Hasil Pilkada Serentak 2015 di Jawa Tengah

About the Author:

Ubah Ukuran Huruf
Pengaturan Kontras