KPU JAWA TENGAH GELAR RAPAT MEKANISME PENGGANTIAN ANTAR WAKTU ANGGOTA DPRD

//KPU JAWA TENGAH GELAR RAPAT MEKANISME PENGGANTIAN ANTAR WAKTU ANGGOTA DPRD

KPU JAWA TENGAH GELAR RAPAT MEKANISME PENGGANTIAN ANTAR WAKTU ANGGOTA DPRD

Semarang, jateng.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah gelar Rapat Mekanisme Penggantian Antar Waktu anggota DPRD (14/12/17).

Materi dalam acara ini disampaikan oleh Anggota KPU Jawa Tengah Devisi Teknis, Ikhwanudin, S.Ag dan Devisi Perencanaan dan Data, Muslim Aisha, S.HI yang dipandu oleh Dra. Sri Lestariningsih, M.Si.

Dalam pemaparannya, Ikhwanudin menyampaikan bahwa Penggantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD adalah proses penggantian Anggota DPRD yang berhenti antarwaktu untuk digantikan oleh calon pengganti antar waktu yang diambil dari Daftar Calon Tetap Anggota DPRD dari Partai Politik yang sama pada daerah pemilihan yang sama yang menduduki peringkat suara terbanyak berikutnya.

“Penggantian Anggota DPRD diambil dari Daftar Calon Tetap Anggota DPRD dari Partai Politik yang sama pada daerah pemilihan yang sama yang menduduki peringkat suara terbanyak berikutnya”, ucapnya.

Ikhwanudin menjelaskan, ada tiga sebab PAW. Yaitu, meninggal dunia; mengundurkan diri, bisa karena permintaan sendiri atau ditetapkan sebagai calon dipilkada; dan diberhentikan, bisa karena tidak dapat melaksanakan tugas secara berkelanjutan atau berhalangan tetap sebagai anggota DPRD selama 3 (tiga) bulan berturut turut tanpa keterangan apapun, melanggar Sumpah/Janji Jabatan dan Kode Etik DPRD, dinyatakan bersalah berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih, tidak menghadiri rapat paripurna dan/atau rapat alat kelengkapan DPRD sebanyak 6 (enam) kali berturut-turut, diusulkan oleh Partai Politiknya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, tidak lagi memenuhi syarat sebagai calon anggota DPRD sesuai dengan ketentuan peraturaran perundang-undangan mengenai pemilihan umum anggota DPRD, melanggar ketentuan larangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang, diberhentikan sebagai anggota Partai Politik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan menjadi anggota partai politik lain.

“Sebab-sebab PAW ada tiga. Yaitu, Meninggal dunia, mengundurkan diri dan diberhentikan”, tuturnya.

Selain itu, Muslim Aisha yang juga menjadi pemateri memaparkan bahwa pemberhentian PAW disampaikan oleh Ketua DPRD kepada Ketua KPU Provinsi/ Kabupaten/ kota berupa surat yang mencakup nama anggota DPRD yang akan berhenti dengan dilampiri, surat kematian, surat pengajuan pengunduran diriwen, Salinan putusan pengadilan yg telah mempunyai kekuatan hukum tetap, suket dari instansi berwenang yg menyatakan tidak memenuhi syarat lagi sbg anggota, surat pemberhentian dari keanggotaan Parpol.

“Penyampaian pemberhentian PAW disampaikan oleh Ketua DPRD kepada Ketua KPU Provinsi/ Kabupaten/ kota berupa surat yang mencakup nama anggota DPRD yang akan berhenti beserta lampiran-lampirannya”, paparnya.

Acara yang dilangsungkan pada pukul 16.00 -18.00 ini dihadiri oleh Sekretaris Dewan DPRD Jawa Tengah, Kesbangpol-poldagri Provinsi Jawa Tengah, Bawaslu Provinsi Jawa Tengah dan Biro Pemerintahan. (AAM/AK)

By | 2017-12-15T16:28:38+00:00 Desember 15th, 2017|Berita|Komentar Dinonaktifkan pada KPU JAWA TENGAH GELAR RAPAT MEKANISME PENGGANTIAN ANTAR WAKTU ANGGOTA DPRD

About the Author:

Ubah Ukuran Huruf
Pengaturan Kontras