Semarang (16/2), kpu-jatengprov.go.id – Sebagai  instansi vertikal di daerah , KPU Provinsi Jawa Tengah dalam hal tertentu tidak terlepas dari kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ,seperti penggunaan Pakaian atau Busana Adat Jawa Tengah.

Hari ini tanggal 16 Februari 2015, merupakan hari pertama setiap pegawai di lingkungan pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggunakan busana adat Jawa Tengah, berbagai corak dan ciri  khas Busana Adat  dipakai setiap pegawai di jajaran sekretariat KPU Provinsi Jawa Tengah, dengan wajah yang ceria mencerminkan semangat untuk melestarikan Budaya dan Adat Istiadat Jawa Tengah. Ini penting agar anak cucu kita di masa mendatang tidak kehilangan jati diri Kebudayaan Jawa Tengah. Demikian sambuatan singkat inspektur Apel pagi , Kabag PDOS , Agus Suseno , yang disampaikan pada  apel pagi untuk mengawali Pemakaian Busana Adat Jawa Tengah , di halaman Kantor KPU Jateng , senin ( 16/2).

Dalam sambutan singkat yang menggunakan Bahasa Jawa “Kromo Inggil”, lebih lanjut dikatakan , pemakaian Busana Adat Jawa Tengah ini merupakan tindak lanjut surat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor : 065.5/001068 tanggal 27 Januari 2015 perihal pengguna Pakaian Adat Jawa Tengah, dalam rangka mengenali kembali nilai-nilai estetika, etika, moral dan spiritual yang tekandung dalam budaya Jawa Tengah, maka pakaian adat harus digunakan setiap tanggal 15 untuk setiap bulannya.

Sementara itu, Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah, Gatot B Hastowo, di tempat terpisah mengatakan, surat edaran Gubernur Jawa Tengah tentang penggunaan pakaian adat Jawa Tengah itu sangat tepat, agar jajaran pegawai di lingkungan pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi contoh masyarakat Jawa Tengah secara umum untuk melestarikan budaya dan adat – istiadat di Jawa tengah supaya tidak kehilangan jati dirinya, bahwa Jawa Tengah sebagai pusat kebudayaan yang harus dijaga kelestariannya.

Pada hari pertama Pemakaian Busana Adat ini , tampak berbagai Busana Adat yang digunakan oleh jajaran Pegawai KPU Provinsi Jateng seperti Pakaian Adat Samin Suro Sentiko alias Pakaian Adat Sedulur Singkup yang berasal dari daerah Blora – Jawa Tengah , namun sebagian besar para pegawai menggunakan Busana Adat Surakarta Hadiningrat.

Sebagai dokumentasi, setelah apel pagi dilakukan foto bersama yang dipimpin oleh Sekretaris KPU Provinsi Jateng , ( SJ ).