Semarang, kpu-jatengprov.go.id — Bertempat di Aula I Kantor KPU Provinsi Jawa Tengah, KPU RI bersama IPC (Indonesian Parliamentary Centre) menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik yang berlangsung selama 2 hari, 28 – 29 April 2015. Penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan satker KPU di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008, Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2015 dan Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2014.

pelatihan ppid

“Bahwa sesuai ketentuan Pasal 9 Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik di Lingkungan KPU, KPU wajib menyediakan informasi publik yang telah dikuasai dan didokumentasikan, dan diumumkan secara berkala, serta merta, setiap saat dan yang dikecualikan. Salah satu tujuan kegiatan ini adalah menggugah kesadaran kita untuk semakin siap dalam memberikan layanan informasi yang lebih baik lagi, mengingat era keterbukaan informasi saat ini sangat membutuhkan kecepatan, ketepatan dan akurasi informasi dari lembaga kita”, papar Ketua KPU Jateng, Drs. Joko Purnomo dalam sambutannya.

Selama 2 hari, kegiatan ini dipandu oleh fasilitator dari KPU RI yang diwakili oleh Kepala Bagian Publikasi dan Sosialisasi Informasi Pemilu Biro Teknis dan Hupmas RI, Robby Leo Agust dan tim, serta perwakilan dari IPC, Sdr. Hanafi dan Arbain. Peserta terdiri dari 40 orang yang berasal dari KPU Provinsi Jawa Tengah, KPU Kabupaten Wonogiri, KPU Kabupaten Kebumen, KPU Kota Magelang dan KPU Kabupaten Semarang.

pelatihan ppid

“Tujuan kegiatan pelatihan ini pada intinya ada 2 hal, yaitu membangun perspektif tentang hak atas informasi dan membangun pemahaman tentang pengelolaan dan pelayanan informasi. Hak atas informasi telah dijamin dalam undang-undang, sehingga publik berhak mendapatkan informasi. Indonesia sendiri adalah negara ke – 52 yang memiliki undang-undang keterbukaan informasi”, terang Robby.

Metode kegiatan pelatihan yang digunakan dengan memperbanyak brainstorming dan diskusi kelompok, disertai simulasi pelayanan informasi publik dan beberapa permainan untuk mencairkan suasana dan membuat peserta tetap fokus pada materi.

Selain penguasaan materi pelayanan informasi publik, peserta juga dibekali mekanisme beracara di Komisi Informasi yang disampaikan langsung oleh Handoko Agung S, S.Sos, Komisioner Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah.

pelatihan ppid

Output kegiatan pelatihan ini menghasilkan rencana tindak lanjut yang akan segera dilaksanakan oleh para peserta di satkernya masing-masing.

“Kami akan segera membentuk struktur PPID sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2015 pada minggu pertama bulan mei. Setelah itu akan kami susun daftar informasi publik yang dikuasai”, ujar Ridho Pakina, SH, Anggota KPU Kabupaten Semarang. (nar/red)