Semarang, 10 November 2015

Pelaksanaan Focus Group Discusion (FGD) Sosialisasi Pilkada Serentak 2015 di Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah , dihadiri oleh peserta 21 Kabupaten/ Kota yang melaksanakan Pilkada Serentak dalam hal ini yang diundang adalah KPU Kabupaten/ Kota (Ketua, Divisi Sosialisasi dan Sekretaris ) beserta pihak terkait yaitu Desk Pilkada, Kabag Humas Pemda, Ketua MGMP PPKn, Perwakilan Media (PWI) Organisasi seperti PC NU, PD Muhammadiyah, Gerakan Organisasi Wanita (GOW), Perwakilan dari Dewan Gereja serta perwakilan pemuda KNPI, pelaksanaan dibagi menjadi 4 tempat, yaitu yaitu di Purbalingga dan Sukoharjo pada tanggal 3 November 2015 serta pada tanggal 5 November 2015 di Rembang dan Pemalang, berlangsung dengan lancar dan tertib.

FGD sebagai media untuk menerima masukan, saran maupun kritik mengenai kegiatan Sosialisasi yang sudah dan akan dilakukan oleh KPU di semua tingkatan sebagai penyelenggara Pilkada maupun stake holder yang memiliki peran penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Dari hasil diskusi, cukup banyak ditemukan di lapangan, tentang kurang semaraknya Sosialisasi Pilkada di Tahun 2015 ini, salah satu sebabnya adalah adanya aturan atau pembatasan tentang APK (Alat Peraga Kampanye ), sehingga masyarakat kurang mengenal calon-calon pasangan Bupati/ Wakil Bupati maupun Walikota/ Wakil Walikota di wilayah mereka. Hal tersebut sangat disayangkan, karena dapat menimbulkan sikap apatis sehingga masyarakat enggan untuk ikut berpartisipasi dalam pencoblosan di tanggal 9 Desember 2015 nanti. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi penyelenggara Pilkada di semua tingkatan, untuk terus meningkatkan bentuk-bentuk sosialisasi yang efektif dan tepat sasaran, serta berkoordinasi dengan stake holder yang diundang agar dapat membantu mensosialisasikan Pilkada ini melalui organisasi/ instansi yang mereka pimpin.