Kajen, kpu-jatengprov.go.id – Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 1 dan TPS 2 Desa Timbangsari Kecamatan Lebakbarang Kabupaten Pekalongan berjalan lancar, Minggu (13/12)

Proses PSU di kedua TPS tersebut mendapat perhatian banyak masyarakat termasuk media. Kepolisian setempat dibantu TNI menjaga secara ketat wilayah kedua TPS itu berada untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Seperti diketahui, pelaksanaan PSU didasari rekomendasi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Lebakbarang yang menengarai adanya pelanggaran dalam proses pemungutan suara pada 9 Desember 2015 yang lalu, yaitu adanya pemilih yang menggunakan formulir c6 milik warga lain yang sedang merantau sehingga tingkat kehadiran di dua TPS tersebut hampir mencapai 100 persen.

Berdasarkan rekomendasi Panwascam, KPU Kabupaten Pekalongan segera menindaklanjuti dengan memutuskan dilaksanakannya PSU.

“Kami memutuskan diadakannya PSU berdasarkan rekomendasi Panwascam. Apa yang kami lakukan sebagai bentuk ketaatan kami terhadap hukum”, jelas Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Mudasir.

Turunnya Partisipasi Pemilih

Jika sebelumnya tingkat kehadiran di dua TPS tersebut hampir mencapai 100%, setelah digelarnya PSU ini tingkat kehadiran hanya mencapai sekitar 86%, dimana untuk perolehan suara di dua TPS tersebut paslon nomor dua mengungguli paslon nomor 1.

Perolehan suara di TPS 1, paslon nomor urut 1 mendapat 35 suara dan nomor urut 2 mendapat 182 suara, sedangkan untuk TPS 2, paslon nomor urut 1 mendapat 20 suara sedangkan nomor urut 2 mendapat 165 suara.

Dengan selesainya PSU di Desa Timbangsari, maka PPK Lebakbarang menyelesaikan rekapitulasi penghitungan perolehan suara tingkat kecamatan hari ini juga.  Selanjutnya KPU Kabupaten Pekalongan akan menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara dan Penetapan Calon Terpilih pada 17 Desember 2015. (nar/red)