Semarang,kpu-jatengprov.go.id-Raker Advokasi & Bantuan Hukum Pemilu/Pilkada di Jawa Tengah dengan mengundang 35 KPU Kab/Kota se Jawa Tengah dibuka  secara resmi oleh Ketua KPU Jateng Joko Purnomo  pada hari Rabu, 12 Oktober 2016. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama 2(dua) hari tersebut menghadirkan narasumber dari KPU RI, yaitu Kepala Biro Hukum, Nur Syarifah dan Ikatan Advokasi Indonesia wilayah Provinsi Jawa Tengah.

Pembahasan utama dalam raker tersebut adalah permasalahan hukum terkait dengan pernyelenggaraan Pemilu/ Pemilukada, bagaimana KPU Kabupaten/ Kota diminta untuk secara teliti melakukan identifikasi dan merumuskan masalah terkait dengan gugatan hukum/ sengketa hukum yang dihadapi . Point penting yang disampaikan oleh Joko Purnomo dalam sambutan pembukaan acara raker tersebut,  adalah bagaimana menjaga dan melaksanakan norma-norma yang sudah diputuskan oleh KPU secara tertib dan mengimplementasikan aturan tersebut dengan baik.

Komunikasi dengan semua pihak terutama dengan Partai Politik dan pasangan calon juga perlu untuk menyamakan persepsi, intinya adalah jangan sampai KPU sebagai penyelenggara membuka jalan terjadinya sengketa. Pada awal tahun 2017 nanti tahapan Pilkada Serentak 2017 bersambung dengan  Tahapan Pilgub Tahun 2018, oleh karena itu diminta mulai hari ini KPU sebagai penyelenggara Pemilu harus lebih hati-hati dan tertib terutama dalam masalah administrasi dokumen kepemiluan dan aktif berkoordinasi dengan pemangku kepentingan yang terkait dengan permasalahan hukum .