Semarang, jateng.kpu.go.id — Masa Reses dimanfaatkan oleh Komisi II DPR RI turun ke daerah untuk meninjau langsung permasalahan-permasalahan yang dihadapi mitra kerja Komisi II DPR RI. Atas dasar itulah, Komisi II DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah, Senin (2/3)

Rombongan Komisi II DPR RI yang dipimpin ketua tim M. Arwani Thomafi (Fraksi PPP) diterima Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin dan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang. Turut hadir KPU Provinsi Jawa Tengah, Bawasu Provinsi Jawa Tengah, Ombudsman Perwakilan Jawa Tengah serta KPU dan Bawaslu Kabupaten/Kota Se – Jawa Tengah.

Dalam sambutannya Arwani meminta masukan dan informasi sejelas-jelasnya terkait permasalahan yang ada di Provinsi Jawa Tengah, khususnya yang terkait lingkup kerja pemerintahan dalam negeri dan otonomi daerah, aparatur negara dan reformasi, kepemiluan, pertahanan dan reforma agraria.

Secara spesifik, Komisi II DPR RI meminta laporan dari KPU Provinsi Jawa Tengah mengenai pelaksanaan tahapan Pemilihan 2020, serta dapat memberi masukan penyelenggaraan pemilu serentak karena pengkajian terhadap usulan perubahan undang-undang pemilu akan dilaksanakan setelah masa reses selesai.

Dalam kesempatan tersebut Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Sudrajat melaporkan perkembangan pelaksanaan tahapan Pemilihan 2020 yang sudah melangsungkan beberapa tahapan diantaranya penandatanganan NPHD, peluncuran maskot dan jingle, sosialisasi, pencalonan perseorangan, pembentukan badan penyelenggara PPK dan PPS serta persiapan penyampaian hasil sinkronisasi DP4 ke Kab/Kota.

Lebih lanjut, Drajat menyampaikan bahwa KPU Provinsi Jawa Tengah juga telah memetakan potensi permasalahan yang akan muncul, diantaranya pendataan pemilih dan calon tunggal di kabupaten/kota. (nar/red)