jateng.kpu.go.id – Dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja dalam penyelenggaraan kearsipan, penghematan tempat penyimpanan, biaya perawatan dan pemeliharaan, tenaga dan efesiensi waktu dalam penemuan  kembali arsip apabila sewaktu-waktu di perlukan maka perlu dilakukan penyusutan atau pemusnahan arsip yang masa simpannya sudah habis dan tidak bernilai guna lagi.

Selain itu merupakan upaya untuk menjaga keamanan informasi yang terkandung dalam arsip dari penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Bertempat di Ruang Rapat II KPU Provinsi Jawa Tengah Jalan Veteran No. 1 Semarang, dilakukan monitoring oleh  Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) terkait rekomendasi pelaksanaan pemusnahan arsip di lingkungan KPU Provinsi Jawa Tengah, Selasa 10 Maret 2020.

Monitoring tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 01 Tahun 2020 Tentang Penyelamatan dan Pelestarian Arsip Negara 2014-2019.

Pencipta Arsip dan lembaga kearsipan wajib melakukan penyelamatan dan pelestarian arsip negara sebagai bahan pelestarian memori kolektif bangsa. Penyelamatan dan pelestarian arsip negara tersebut salah satunya dilakukan melalui penyusutan arsip (termasuk pemusnahan arsip_ dilaksanakan berdasarkan jadwal retensi arsip. (*red/dms)