Webinar yang diselenggarakan oleh KPU Jawa Tengah pada hari ini, 16 Juli mengambil tema “Literasi Elektoral : Peran Media Dalam Pilkada”.
Webinar kali ini menghadirkan narasumber Yohan Wahyu ( Peneliti Litbang Kompas) , sedangkan peserta webinar adalah Anggota KPU Divisi Sosdiklih dan Parmas serta Kasubag Teknis dari 35 Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah, berlaku sebagai moderator adalah Diana Ariyanti( Anggota KPU Jawa Tengah Divisi Sosdiklih dan Parmas).
Disampaikan oleh Yohan, peran media cukup tinggi sebagai kendaraan bagi penyelenggara dalam mensosialisasikan penyelenggaraan Pilkada yang akan digelar pada 9 Desember nanti, karena informasi yang disebarluaskan oleh media dapat menjadi masukan bagi penyelenggara untuk meningkatkan kualitas pemilu serta mendorong partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2020 ini karena 45% informasi didapatkan dari media massa.
Kemudian juga relasi antara penyelenggara dan media massa dapat mempertemukan kepentingan penyelenggara(sosialisasi, eksposure, viralisasi) dengan media (informasi, akurasi, nilai dan berita)
Sebagaimana diketahui bahwa penyelenggaraan Pilkada di masa pandemic Covid19 merupakan sebuah tantangan bagi penyelenggara Pemilu khususnya dalam hal partisipasi masyarakat, hasil survey Litbang Kompas menyebutkan bahwa 67,7% masyarakat khawatir dan was-was akan keselamatan jiwanya apabila terlibat dalam ‘pesta demokrasi’ ini terlebih lagi kondisi real di lapangan menunjukkan belum ada penurunan jumlah penyebaran Covid di beberapa daerah.
Namun demikian jika memang harus digelar pada tahun ini, responden menginginkan adanya penambahan jumlah TPS, untuk kegiatan kampanye dilakukan secara virtual, Pilkada hanya dilakukan di Zona hijau dan penambahan anggaran untuk protokol kesehatan.