jateng.kpu.go.id – Setiap aktivitas yang dilakukan tidak terlepas dari adanya risiko yang dapat ber pengaruh dalam pencapaian tujuan. Risiko yang dihadapi jika tidak dikelola dengan baik dapat mengganggu pencapaian tujuan organisasi. Oleh karena itu, upaya implementasi manajemen risiko perlu dikembangkan lebih lanjut.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, yang secara garis besar menyatakan bahwa setiap instansi pemerintah diwajibkan untuk menerapkan SPIP. Salah satu unsur SPIP mengharuskan setiap instansi pemerintah untuk melakukan penilaian risiko (risk assessment) dengan cara mengidentifikasi dan menganalisis risiko dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Dalam rangka penerapan SPIP tersebut, KPU Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan bimbingan teknis Pengendalian dan Penilaian Resiko pada KPU Se- Jawa Tengah bekerjasama dengan BPKP Perwakilan Jawa Tengah pada tanggal 15 Agustus 2020 secara daring untuk 31 Kab/Kota sedangkan 5 KPU Kab Kota hadir di Aula Rapat KPU Provinsi Jawa Tengah, Jl. Veteran No. 1 A Semarang.

Hadir sebagai Narasumber dari BPKP yaitu Korwas Bidang IPP2 BPKP Perwakilan Jawa Tengah Bapak Alfiandry. Dengan Bimtek ini, diharapkan dapat menjadi wadah yang efektif bagi KPU dalam melakukan setiap proses tahapan manajemen risiko oleh masing-masing Unit Pemilik Risiko, output dari kegiatan Bimtek ini adalah Daftar Risiko/Risk Register dan Rencana Pengendalian Risiko yang akan digunakan untuk mendukung terwujudnya optimalisasi pencapaian kinerja organisasi KPU sesuai dengan visi, misi, dan tujuan yang telah ditetapkan.