Indramayu, Guna memastikan pelaksanaan tahapan pemungutan suara di TPS berjalan sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19, KPU RI melaksanakan simulasi pemungutan suara pemilihan 2020 di pelataran Hotel Wiwik, Kabupaten Indramayu (Sabtu/29).

Simulasi dipantau langsung oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah, beberapa protokol kesehatan yang diterapkan diantaranya sejak tiba di TPS, pemilih diwajibkan mencuci tangan di tempat yang telah disediakan sebelum memasuki antrian yang diberi jarak 1 meter antar pemilih.
Selanjutnya pemilih dengan membawa bolpoin sendiri mengisi daftar hadir dan diberikan sarung tangan untuk kemudian dicek suhu tubuh. Apabila suhu tubuh > 37,3°c maka pemilih tidak diperbolehkan masuk namun diarahkan ke bilik khusus yang terpisah dari bilik lainnya.
Pemilih yang telah mencoblos surat suara dan memasukkan surat suara ke dalam kotak diberi tanda telah mencoblos dengan tinta ungu. Terkait dengan penandaan ini terdapat 2 opsi, yaitu diteteskan tinta atau diolesi cottonbud.

Dengan dilaksanakannya simulasi ini, KPU RI berharap mendapatkan masukan terkait protokol dari seluruh pihak yg hadir.

“kami berharap seluruh pihak dapat memberikan masukan terhadap simulasi pemungutan suara dengan protokol kesehatan, mana-mana saja yang kurang dan perlu kami perbaiki. Setelah ini kami akan lakukan evaluasi”, terang Evi Novida Ginting, Anggota KPU RI.

(nar/red)