Semarang, jateng.kpu.go.id – Proses pemutakhiran dan pemeliharaan data pemilih yang dilakukan secara terus menerus di luar tahapan Pemilu atau Pemilihan tetap dilaksanakan oleh KPU Kabupaten/Kota dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas daftar pemilih. KPU Provinsi yang tidak sedang melaksanakan tahapan pemilu atau pemilihan berkewajiban menetapkan pemutakhiran daftar pemilih setiap 3 bulan sekali dan KPU Kabupaten/Kota 1 bulan sekali melalui forum rapat pleno.
Bertempat di Aula I Lantai 3 Kantor KPU Provinsi Jawa Tengah, Senin (26/10), dilaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan triwulan III tahun 2020 yang diikuti oleh Partai Politik, Bapermadesdukcapil Provinsi, KPU Kabupaten/Kota yang tidak sedang menyelenggarakan pemilihan dan perwakilan perguruan tinggi.
Pelaksanaan pemutahiran dan pemeliharaan data pemilih ini dilaksanakan mengacu Surat Edaran KPU Nomor 181/PL.02.1-SD/01/KPU/II/2020 Tahun 2020 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2020.
Data yang diproses pada triwulan III ini mayoritas diperoleh data dari Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota. Sementara partisipasi dari masyarakat berupa masukan dan tanggapan atau laporan dari pemilih, partai politik, pengawas pemilu belum signifikan jumlahnya.
Jumlah data pemilih berkelanjutan yang dimutakhirkan dari 14 Kabupaten/Kota sebesar 12.104.774 pemilih. Dari jumlah itu sebanyak 16.653 adalah pemilih baru, dan pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat sebanyak 43.036 pemilih. Jika dibandingkan dengan data pemilih berkelanjutan triwulan II, pada triwulan III terdapat penurunan jumlah pemilih sebanyak 26.383 pemilih. (nar/red)