Berita Terkini

KPU JATENG GELAR LOMBA PADUAN SUARA MARS KPU

Semarang, 17 Juni 2026 - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan lomba paduan suara Mars KPU sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas kelembagaan dan semangat kebersamaan di lingkungan penyelenggara pemilu. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan setiap bagian internal yang menampilkan kemampuan vokal dan kekompakan tim masing-masing dalam membawakan lagu kebanggaan lembaga. Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarpenyelenggara pemilu sekaligus menanamkan rasa bangga terhadap institusi. Para peserta tampil dengan formasi paduan suara lengkap, membawakan Mars KPU dengan penuh semangat dan penghayatan. Lomba ini sekaligus menjadi momentum bagi seluruh jajaran KPU di Jawa Tengah untuk memperkokoh komitmen dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu yang profesional, mandiri, dan berintegritas.

KPU JATENG LAKUKAN AUDIENSI DENGAN BKOW BAHAS SOSIALISASI PENDIDIKAN PEMILIH

Semarang, 10 Juni 2026 -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah melaksanakan audiensi ke Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Tengah dalam rangka membangun sinergi dan memperluas jaringan kemitraan strategis guna meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya kaum perempuan, dalam penyelenggaraan pemilihan umum. KPU Provinsi Jawa Tengah dalam kesempatan ini diwakili oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM (Sosdiklihparmas) Akmaliyah, didampingi Kepala Bagian SDM dan Partisipasi Masyarakat Kiki Rizka Ningsih, serta Kepala Sub Bagian Partisipasi Masyarakat Erika Betyasamala. Melalui audiensi ini, KPU Provinsi Jawa Tengah berharap dapat menjalin kolaborasi yang erat bersama BKOW Provinsi Jawa Tengah dalam upaya mendorong pendidikan pemilih yang menyasar organisasi-organisasi wanita di seluruh Jawa Tengah. Keterlibatan aktif kaum perempuan dinilai sangat strategis dalam mewujudkan pemilu yang inklusif, berkualitas, dan berdaya partisipasi tinggi. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program sosialisasi dan pendidikan pemilih yang terus digencarkan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah kepada berbagai elemen masyarakat, sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan pemilu yang demokratis dan bermartabat di Jawa Tengah.

AUDIENSI KPU DENGAN SEKDA JATENG BAHAS KESRA

Semarang, 10 Juni 2026 - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah melaksanakan audiensi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam rangka mempererat sinergi kelembagaan sekaligus membahas rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antar kedua lembaga. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah diwakili oleh Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Iwanuddin Iskandar, didampingi Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Kepala Biro Hukum, dan Perwakilan Kesbangpol. Sementara itu, KPU Provinsi Jawa Tengah hadir langsung dipimpin oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, didampingi jajaran Komisioner yakni Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM (Sosdiklihparmas) Akmaliyah, Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik Basmar Perianto Amron, serta Ketua Divisi Data dan Informasi Paulus Widiyantoro. Turut hadir pula jajaran Sekretariat KPU Provinsi Jawa Tengah, terdiri atas Sekretaris Tri Tujiana, Kepala Bagian SDM dan Partisipasi Masyarakat Kiki Rizka Ningsih, serta Kepala Sub Bagian Partisipasi Masyarakat Erika Betyasamala. Dalam pertemuan tersebut, dibahas ruang lingkup MoU yang mencakup empat bidang kerja sama, yakni Pemutakhiran Data Pemilih bersama Dinpermades Dukcapil dan Dinas Sosial; Pendidikan Pemilih bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, dan Diskominfo; Pemutakhiran Data Partai Politik bersama Kesbangpol; serta Pelayanan Melalui Mall Pelayanan Publik guna mendekatkan layanan kepemiluan kepada masyarakat. Audiensi ini menjadi wujud nyata komitmen bersama KPU Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang demokratis, transparan, dan partisipatif di Jawa Tengah.

STRATEGI KOLABORASI KPU DENGAN INDOARSIP DALAM PENGELOLAAN KEARSIPAN

Semarang, 9 Juni 2026 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar forum diskusi mingguan NGOPI ASLI (Ngobrol Pinter Arsip dan Logistik) secara daring. Pada edisi kali ini, tema yang diangkat adalah “Friendly Match: Strategi Kolaborasi KPU dengan Indoarsip untuk Penguatan Pengelolaan Kearsipan.”  Forum tersebut menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam membangun tata kelola arsip yang lebih efektif, modern, dan akuntabel di lingkungan KPU Jawa Tengah beserta jajaran KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Hadir sebagai narasumber Abdurrahman Faiz, Manajer Arsip Elektronik Indoarsip PT Putradata Buanasentosa, dengan moderator Indah Kusumawati, Kepala Sub Bagian Keuangan, Umum, dan Logistik KPU Kabupaten Demak. Dalam paparannya, Abdurrahman Faiz menyampaikan bahwa pengelolaan arsip bukan hanya berkaitan dengan penyimpanan dokumen, tetapi merupakan bagian penting dari memori organisasi, sumber informasi, serta bukti akuntabilitas lembaga. “Arsip harus dikelola dengan baik agar organisasi mengetahui informasi apa yang dimiliki dan bagaimana cara mengaksesnya ketika dibutuhkan,” menjadi salah satu poin penting dalam diskusi tersebut. Ia juga mengapresiasi komitmen KPU Provinsi Jawa Tengah dan KPU Kabupaten/Kota yang semakin menunjukkan perhatian terhadap pengelolaan kearsipan. Menurutnya, kesadaran terhadap pentingnya arsip merupakan langkah awal dalam membangun tata kelola organisasi yang profesional. Sementara itu, Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Jawa Tengah Basmar Perianto Amron menyampaikan apresiasi atas kolaborasi bersama Indoarsip melalui kegiatan NGOPI ASLI. Menurutnya, forum ini menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman serta berbagi praktik baik dalam mendukung peningkatan kualitas kelembagaan. “Arsip bukan sekadar tumpukan dokumen, melainkan bagian dari perjalanan organisasi, sumber informasi, dan bukti pertanggungjawaban,” ujarnya. Kegiatan yang diikuti jajaran KPU Provinsi Jawa Tengah dan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah ini diharapkan dapat memperkuat implementasi pengelolaan arsip, khususnya dalam menghadapi kebutuhan transformasi digital dan tata kelola pemerintahan yang semakin modern. Melalui NGOPI ASLI, KPU Jawa Tengah terus mendorong budaya belajar bersama, kolaborasi, serta inovasi dalam pengelolaan arsip dan logistik sebagai bagian dari penguatan kelembagaan KPU.

UPACARA PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA TAHUN 2026

Semarang, 1 Juni 2026 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila  dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Upacara yang berlangsung di lingkungan kantor KPU Provinsi Jawa Tengah tersebut dipimpin langsung oleh Handi Tri Ujiono selaku Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan, sekretariat, dan pegawai KPU Provinsi Jawa Tengah sebagai bentuk penghormatan terhadap lahirnya Pancasila sebagai dasar negara sekaligus ideologi bangsa Indonesia. Dalam amanatnya, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah menegaskan pentingnya menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara pemilu. Menurutnya, Pancasila merupakan perekat keberagaman bangsa yang mampu menjaga persatuan dan kesatuan di tengah berbagai perbedaan. Tema peringatan tahun ini, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia,” menjadi pengingat bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya relevan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam menciptakan perdamaian, toleransi, dan kerja sama di tingkat global. Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila, KPU Provinsi Jawa Tengah berharap seluruh jajaran semakin memperkuat komitmen untuk bekerja secara profesional, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi yang berlandaskan Pancasila. Semangat tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemilu yang berkualitas serta memperkokoh persatuan bangsa. Upacara berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan pembacaan doa sebagai wujud syukur serta harapan agar nilai-nilai Pancasila senantiasa menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

KPU Jateng Hadiri Kick Off Evaluasi Nasional Capaian Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2025

Semarang, 21 Mei 2026 - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah menghadiri kegiatan Kick Off Evaluasi Nasional Capaian Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia atau Kemenko Polkam RI. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarlembaga guna meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia. Acara yang diikuti oleh berbagai kementerian/lembaga, pemerintah daerah, penyelenggara pemilu, serta pemangku kepentingan lainnya ini membahas evaluasi capaian demokrasi nasional sekaligus langkah strategis dalam optimalisasi pengukuran dan peningkatan nilai Indeks Demokrasi Indonesia tahun 2025. Dalam forum tersebut, Kemenko Polkam menegaskan bahwa Indeks Demokrasi Indonesia bukan sekadar instrumen statistik, melainkan cerminan kualitas kehidupan demokrasi, partisipasi publik, serta tata kelola pemerintahan yang demokratis di seluruh daerah. Penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan capaian IDI secara berkelanjutan. Kehadiran KPU Jawa Tengah menunjukkan komitmen lembaga penyelenggara pemilu dalam mendukung penguatan demokrasi yang inklusif, transparan, dan partisipatif. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin solid antar pemangku kepentingan dalam menjaga kualitas demokrasi, khususnya menjelang berbagai agenda kepemiluan dan pembangunan politik nasional. Selain sebagai forum evaluasi, kegiatan kick off ini juga menjadi sarana konsolidasi nasional untuk menyamakan persepsi terkait indikator dan pengukuran IDI, sehingga hasil evaluasi dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan demokrasi yang lebih efektif di tingkat pusat maupun daerah.

🔊 Putar Suara