KPU Jateng Selenggarakan Talk To Me, Bahas Refleksi Pelaksanaan PSU Dalam Meningkatkan Kapasitas Badan Adhoc
Semarang, 25 Februari 2026 - Talk To Me Edisi ke-6 dengan mengusung tema "Refleksi Pelaksanaan PSU : Meningkatkan Kapasitas Badan Adhoc", menghadirkan narasumber Andis Yuli Pamungkas, S.H. (Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kab. Karanganyar) dan Iswandi Ismail, S.AN. (Kadiv Hukum dan Pengawasan KPU Kota Palopo), kegiatan diikuti oleh jajaran Anggota serta Sekretariat KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.
Pada sambutan pertama sekaligus pembuka acara oleh Bapak Handi Tri Ujiono (Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah), menegaskan bahwa pentingnya manajemen sumber daya manusia sebagai ujung tombaknya adalah di Badan Ad-Hoc. setelah proses pemungutan suara, kemudian proses sengketa di MK, ada implikasi secara psikologis di seluruh penyelenggara, terutama badan ad-hoc, bagaimana manage itu dengan baik di tengah waktu yang tidak lama.
Selaku pengarah acara, Kadiv SDM dan Litbang KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Tasrif, S.H., M.H., menegaskan bahwa pelaksanaan PSU di Kota Palopo berjalan sebagaimana mestinya. Keputusan MK memerintahkan untuk pemungutan suara ulang di semua TPS dan diberi waktu selama 90 hari termasuk dengan evaluasi badan Adhoc.
Dipandu moderator oleh Smaragung Wibowo, SH., MM., Kasubbag Parmas dan SDM KPU Kab. Karanganyar, sesi materi dari Andis Yuli Pamungkas, S.H., yang menekankan bahwa pentingnya penguatan kompetensi dalam bimtek Badan Adhoc berkaca dari pengalaman PSU, supaya masing-masing KPPS menjalankan tugas dan perannya secara maksimal. Metode bimtek perlu dievaluasi, dibuat agar lebih menyenangkan dan materi dapat lebih dipahami peserta. Kemudian pada materi berikutnya, Iswandi Ismail, S.AN., menegaskan bahwa saat pembentukan badan adhoc PSU terdapat kendala yang tidak diatur dalam regulasi dan itu menjadi sebuah tantangan tersendiri. Faktor teknis dan non teknis pada saat menjelang pelaksanaan PSU tensi politik sangat tinggi berakibat pada mental penyelenggara badan adhoc turun. Salah satu hal penguatan yang kita lakukan untuk kelancaran PSU adalah mendorong penguatan mental badan adhoc.
Menutup kegiatan, kadiv SDM dan Litbang KPU Provinsi Jawa Tengah, Mey Nurlela, mengingatkan bahwa mempertahankan kepercayaan dari masyarakat terhadap kita sebagai penyelenggara itu tidak mudah. Support psikologi dalam situasi PSU itu menjadi sangat penting, bukan cuma di Badan Adhoc, tetapi kita sebagai penyelenggara juga perlu penguatan-penguatan. Satu kesalahan bisa jadi kesalahan bersama, maka kolektif kolegial saling support satu sama lain itu menjadi hal yang utama untuk kita lakukan.