Berita Terkini

KPU JATENG PERKUAT OPTIMALISASI PENGELOLAAN DAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK

Karanganyar, 6 Agustus 2026 — KPU Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Kerja Divisi Sosdiklih Parmas serta Optimalisasi Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik Zona 2 di Kantor KPU Kabupaten Karanganyar. Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, yang menekankan pentingnya terus melakukan peningkatan dalam pengelolaan dan pelayanan informasi publik. Menurutnya, pelayanan informasi yang baik menjadi bagian penting dalam mewujudkan keterbukaan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap KPU. Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro, menyampaikan bahwa perhatian publik terhadap KPU saat ini semakin besar, sehingga pelayanan informasi publik perlu terus diperkuat. Senada, Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Machruz, menyampaikan bahwa KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah perlu mengoptimalkan pengelolaan dan pelayanan informasi publik di masing-masing daerah. Upaya tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus persiapan dalam menghadapi penyelenggaraan pemilu ke depan. Rapat kerja dipimpin oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Akmaliyah, dan dimoderatori oleh Kabag SDM dan Parmas, Kiki Rizka Ningsih. Dalam kegiatan tersebut disampaikan materi mengenai informasi publik, Daftar Informasi Publik (DIP), serta penguatan pengelolaan dan pelayanan informasi publik. Melalui rapat kerja ini, KPU Jateng mendorong peningkatan kualitas pelayanan informasi secara optimal, transparan, dan berkelanjutan di seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.

EVALUASI SEMESTER I, KPU JATENG SOROTI CAPAIAN DAN TANTANGAN AKUNTABILITAS KINERJA

SEMARANG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Evaluasi Kinerja Semester I Tahun 2026 pada Selasa (4/8). Rapat yang berlangsung di kantor KPU Jateng ini dihadiri oleh jajaran Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Sekretaris, Kepala Bagian, serta Fungsional Ahli Madya. Rapat strategis yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, tersebut berfokus mengevaluasi capaian kinerja sekaligus memperkuat akuntabilitas lembaga. Dalam rapat tersebut, dibahas sejumlah capaian penting. Salah satunya adalah peningkatan nilai Keterbukaan Informasi (KI) yang sebelumnya 90 berhasil naik menjadi 98. Selain itu, dipaparkan pula hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang menunjukkan peningkatan dari 78,10 pada 2024 menjadi 80,16 pada 2025, setelah dilakukan perbaikan berdasarkan rekomendasi dari Inspektorat KPU RI. Forum juga menyoroti kendala terkait pemenuhan sertifikat pegawai dalam pelatihan evaluasi akuntabilitas kinerja yang masih mencatatkan perolehan poin terendah akibat belum terpenuhi secara maksimal. Menutup rangkaian kegiatan, di tekankan pentingnya penguatan penyusunan laporan berkala dan berjenjang setiap triwulan. Langkah ini diambil guna menjaga kedisiplinan serta mengoptimalkan pengukuran target kinerja pada semester berikutnya.

DONOR DARAH DALAM RANGKA MEMPERINGATI HUT KE 81 REPUBLIK INDONESIA

Semarang, 5 Agustus 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama. Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Kantor KPU Provinsi Jawa Tengah ini diikuti oleh jajaran komisioner, sekretariat, serta pegawai yang secara sukarela mendonorkan darahnya. Kegiatan donor darah merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI yang tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menguatkan nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan solidaritas sosial. Melalui aksi kemanusiaan ini, KPU Provinsi Jawa Tengah berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah secara rutin. Semangat kemerdekaan diwujudkan tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang membawa manfaat bagi sesama. Dengan terselenggaranya kegiatan donor darah ini, KPU Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus menumbuhkan budaya kepedulian sosial di lingkungan kerja serta memperkuat peran institusi dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.

DUKUNG PENGUATAN FASILITATOR GENPERI, KPU JATENG PAPARKAN STRATEGI MICROTEACHING DAN TOT

Semarang, 4 Agustus 2026 - Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Jawa Tengah, Mey Nurlela, menjadi narasumber pada Bimbingan Teknis bagi KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi dalam rangka memperkuat kapasitas Fasilitator Gerakan Perempuan Peduli Demokrasi (GENPERI) yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jambi. Kegiatan ini diawali dengan pengarahan dari Ketua Divisi Sosidiklih Parmas dan SDM KPU Provinsi Jambi, Edison. Dalam pemaparannya, Mey Nurlela menyampaikan materi Training of Trainers (TOT) Gerakan Perempuan Cerdas Memilih sebagai upaya memperkuat kapasitas fasilitator pendidikan pemilih perempuan. Peserta dibekali strategi pendidikan pemilih berbasis data, metode fasilitasi partisipatif, teknik microteaching, serta penyusunan rencana tindak lanjut guna mendukung pelaksanaan pendidikan pemilih yang lebih efektif dan berkelanjutan. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas strategi implementasi GENPERI di tengah efisiensi anggaran, keberlanjutan program, serta pendekatan yang tepat dalam menyampaikan pendidikan pemilih kepada berbagai segmen perempuan.  Mey Nurlela juga membagikan praktik pada KPU Provinsi Jawa Tengah dalam mengoptimalkan pembelajaran daring, membangun kolaborasi dengan berbagai mitra, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, KPU Provinsi Jawa Tengah terus berkomitmen berbagi praktik baik dan pengalaman dalam pelaksanaan pendidikan pemilih kepada sesama penyelenggara pemilu. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antarsatuan kerja dalam mengembangkan inovasi pendidikan pemilih yang adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan.

KPU JATENG SELENGGARAKAN RAKER SOSDIKLIHPARMAS SERTA OPTIMALISASI PPID

Kudus, 29 Juli 2026 - KPU Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Kerja Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) serta Optimalisasi Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik sebagai upaya memperkuat kualitas pelayanan informasi dan strategi komunikasi kepada masyarakat. Kegiatan dibuka oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Basmar Perianto Amron, yang menekankan pentingnya penyajian dan pelayanan informasi publik yang mudah diakses, akurat, serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia juga mengingatkan agar konten media sosial KPU dikemas secara kreatif, menarik, dan informatif sehingga mampu meningkatkan ketertarikan masyarakat terhadap proses kepemiluan sekaligus memberikan kepuasan dalam pelayanan informasi publik. Dalam sambutannya, Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah, Tri Tujiana menyampaikan bahwa pelayanan informasi merupakan garda terdepan sebuah lembaga karena menjadi wajah pertama yang berinteraksi dengan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh jajaran KPU diharapkan terus meningkatkan profesionalisme, responsivitas, dan kualitas pelayanan informasi sebagai wujud keterbukaan informasi publik serta penguatan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu. Selanjutnya, materi mengenai Optimalisasi Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik disampaikan oleh Ketua Divisi Sosdiklih Parmas KPU Provinsi Jawa Tengah, Akmaliyah, dengan moderator Kepala Bagian SDM dan Parmas KPU Provinsi Jawa Tengah, Kiki Rizka Ningsih. Dalam sesi tersebut dibahas berbagai strategi penguatan pengelolaan informasi publik, peningkatan kualitas pelayanan, serta optimalisasi pemanfaatan media digital dan media sosial sebagai sarana edukasi pemilih dan penyebarluasan informasi kepemiluan yang efektif kepada masyarakat.

KPU JATENG SELENGGARAKAN BEDAH BUKU 45 HARI MENUJU PEMILU 2024 DALAM FORUM NGOPI ASLI

Semarang, 28 Juli 2026 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar forum NGOPI ASLI (Ngobrol Pinter Arsip dan Logistik) secara daring dengan mengangkat tema "Post-Match Review: Merawat Jejak Pemilu Lewat Cerita, Data, dan Arsip". Kegiatan ini menghadirkan Ketua KPU Kabupaten Karanganyar, Daryono, sebagai narasumber, dengan moderator Nursahid Agung Wijaya, Kepala Subbagian Umum dan Logistik KPU Kabupaten Wonogiri. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik mengenai pentingnya mendokumentasikan penyelenggaraan pemilu secara utuh, tidak hanya melalui data dan arsip, tetapi juga melalui narasi yang mampu memberikan makna atas setiap proses yang telah dilalui. Salah satu pembahasan utama adalah buku "45 Hari Menuju Pemilu 2024: Catatan dan Refleksi Penyelenggaraan Pemilu 2024 di Kabupaten Karanganyar", yang disusun sebagai dokumentasi pengalaman penyelenggaraan Pemilu 2024 berbasis arsip. Dalam paparannya, Daryono menyampaikan bahwa arsip dan cerita merupakan dua elemen yang saling melengkapi dalam menjaga memori kelembagaan. "Arsip merekam fakta, cerita memberi makna. Ketika keduanya dihimpun dalam sebuah buku, pengalaman penyelenggaraan pemilu berubah menjadi pengetahuan yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya, sebagai inspirasi, evaluasi, dan pembelajaran untuk penyelenggaraan demokrasi," ungkap Daryono. Menurutnya, dokumentasi pengalaman penyelenggaraan pemilu tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga menjadi sumber pembelajaran bagi penyelenggara pemilu di masa mendatang. Tantangan, inovasi, hingga solusi yang pernah dilakukan akan tetap dapat dipelajari apabila terdokumentasikan dengan baik. Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Jawa Tengah, Basmar Perianto Amron, turut memberikan apresiasi terhadap inisiatif penyusunan buku tersebut. Ia menilai dokumentasi berbasis arsip menjadi salah satu bentuk pelestarian pengetahuan organisasi yang sangat bernilai. "Perjuangan Mas Daryono dan rekan-rekan dalam menyukseskan Pemilu Tahun 2024 di Karanganyar kini terdokumentasi dalam sebuah buku berbasis arsip. Melalui arsip yang disusun secara sistematis, pembaca dapat menyelami kisah nyata, tantangan, dan dedikasi yang mereka lalui selama penyelenggaraan pemilu," ujarnya. Diskusi berlangsung interaktif dan diikuti oleh jajaran sekretariat KPU Provinsi Jawa Tengah serta KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Para peserta berdiskusi mengenai strategi membangun budaya dokumentasi, pengelolaan arsip yang sistematis, serta pentingnya mengubah pengalaman lapangan menjadi pengetahuan yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Melalui forum NGOPI ASLI, KPU Provinsi Jawa Tengah terus mendorong penguatan tata kelola arsip dan logistik sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang adaptif, akuntabel, dan mampu menjaga memori kelembagaan. Dokumentasi yang baik diharapkan tidak hanya menjadi bukti administrasi, tetapi juga menjadi warisan pengetahuan yang memperkuat kualitas penyelenggaraan pemilu pada masa yang akan datang.

🔊 Putar Suara