STRATEGI PENINGKATAN SDM PASCA PEMILU DAN PILKADA
KPU Provinsi Jawa Tengah kembali menyelenggarakan kegiatan rutin Divisi SDM dan Litbang Talk to Me episode ke-4 dengan mengusung tema “Strategi Penguatan SDM Pasca Pemilu dan Pilkada”. yang digelar secara daring pada Rabu, 26 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh pegawai pada KPU kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Narasumber kali ini Anggota KPU Republik indonesia. Kepala Divisi SDM, Organisasi, dan PKSDM, Parsadaan Harahap, serta Tenaga Ahli Divisi SDM, Organisasi, dan PKSDM, Firnandes Maurisya.
Kegiatan dibuka oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Tengah, Paulus Widyantoro, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pembaruan di bidang sumber daya manusia. SDM KPU menghadapi tantangan tersendiri, terutama ketika intensitas kerja menurun di luar masa tahapan pemilu. Oleh karena itu, pengetahuan yang disampaikan melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta.
Parsadaan Harahap menjelaskan bahwa KPU Provinsi Jawa Tengah membawahi 35 kabupaten/kota dengan karakteristik dan kebutuhan SDM yang beragam. Talk to Me menjadi inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pegawai. Penguatan kapasitas SDM harus dilakukan secara berkelanjutan, dan masa pasca pemilu serta pilkada merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat kembali kualitas kelembagaan.
Sementara itu, Anggota KPU Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Jawa Tengah, Mey Nurlela, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkaya wawasan, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran. Ia menegaskan bahwa komunikasi dan pembelajaran berkelanjutan melalui Talk to Me menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas SDM.
Narasumber kedua, Firnandes Maurisya, memaparkan materi mengenai cakupan SDM di KPU yang tidak hanya meliputi individu, tetapi juga struktur organisasi serta citra kelembagaan. Ia turut menjelaskan faktor-faktor kualitas SDM, inventarisasi permasalahan, hubungan tata kerja, peningkatan profesionalisme, penguatan sinergi kelembagaan, peningkatan integritas, efektivitas, hingga optimalisasi pengelolaan SDM.