Berita Terkini

NGOPI ASLI BAHAS TRANSFORMASI DIGITAL DALAM PENGGUNAAN TTE DALAM SRIKANDI

Semarang, 5 Mei 2026 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar forum diskusi mingguan bertajuk NGOPI ASLI (Ngobrol Pinter Arsip dan Logistik) secara daring. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengetahuan dan penguatan kapasitas di bidang kearsipan dan logistik, khususnya dalam menghadapi era transformasi digital. Pada edisi kali ini, tema yang diangkat adalah “Super-Sub: Transformasi Digital dalam Penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI)”. Diskusi dipandu oleh B. Eko Setyawati selaku moderator, dengan menghadirkan dua narasumber, yaitu Astrid Proborini (Kepala Subbagian Data dan Informasi) serta Dafidh Myharta S (Kepala Subbagian Umum dan Logistik) KPU Provinsi Jawa Tengah. Dalam paparannya, Dafidh Myharta S menjelaskan bahwa proses TTE melalui SRIKANDI dilakukan secara berjenjang, mulai dari registrasi naskah, unggah dokumen, verifikasi, persetujuan pejabat, hingga autentikasi menggunakan passphrase. Menurutnya, alur ini tidak hanya memastikan kemudahan administrasi, tetapi juga menjamin keamanan, keabsahan hukum, serta integritas dokumen dalam tata kelola pemerintahan digital. Sementara itu, Astrid Proborini menekankan bahwa implementasi TTE bukan sekadar penggunaan aplikasi, melainkan bagian dari perubahan budaya kerja. Ia menjelaskan bahwa pengajuan TTE dilakukan secara berjenjang melalui KPU Provinsi hingga ke KPU RI untuk proses verifikasi. Selain itu, akun dan password yang digunakan bersifat pribadi serta memiliki kekuatan hukum yang melekat pada pemiliknya, sehingga penggunaannya harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran KPU kabupaten/kota se-Jawa Tengah secara daring, yang tampak antusias mengikuti diskusi dan berbagi pengalaman terkait implementasi TTE dan SRIKANDI di masing-masing satuan kerja. Melalui forum NGOPI ASLI, KPU Provinsi Jawa Tengah terus mendorong peningkatan pemahaman serta kesiapan jajaran dalam mengimplementasikan sistem digital secara optimal, guna mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel.

ASISTENSI PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI DALAM PENYUSUNAN PETA POLITIK DI DAERAH

Semarang, 6 Mei 2026 - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah menghadiri undangan asistensi pemanfaatan sistem informasi dalam penyusunan peta politik di daerah. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum bertempat di BPSDMD Provinsi Jawa Tengah. Dalam kegiatan ini, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah diwakili oleh Ketua Divisi Teknis KPU Kota Semarang, Agus Supriyono  bersama Kepala Subbagian SDM KPU Provinsi Jawa Tengah, Widya Listiani. Kehadiran perwakilan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar instansi dalam pengelolaan data politik di tingkat daerah. Kegiatan asistensi ini diharapkan menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam pengelolaan data serta penyusunan peta politik yang komprehensif. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur dalam memanfaatkan sistem informasi berbasis teknologi, sekaligus menyatukan visi dalam mewujudkan tata kelola politik yang terintegrasi, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

KPU Jateng Luncurkan Buku Lilin-Lilin Menerangi Jalan, 21 Kartini Masa Kini

SEMARANG, Kamis (30/4/2026) — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah meluncurkan buku “Lilin-Lilin Menerangi Jalan 21 Kartini Masa Kini” di Kantor KPU Jawa Tengah, Kamis (30/4/2026). Peluncuran buku ini menjadi bagian dari refleksi semangat Hari Kartini sekaligus ruang dokumentasi kiprah perempuan dalam demokrasi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 18 penulis buku yang terdiri dari Ketua dan Anggota KPU kabupaten/kota di Jawa Tengah. Seluruh jajaran KPU kabupaten/kota se-Jawa Tengah turut mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting, dan acara disiarkan langsung melalui kanal YouTube KPU Jawa Tengah. Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para penulis yang telah berkontribusi menuangkan gagasan dan pengalaman mereka dalam buku tersebut. “Peluncuran buku ini merupakan persembahan KPU untuk memberikan semangat Kartini agar tetap menyala,” ujar Handi. Ia menambahkan, buku tersebut menjadi wujud komitmen KPU dalam mendokumentasikan peran dan kontribusi perempuan dalam penyelenggaraan pemilu dan penguatan demokrasi. Secara daring, Anggota KPU RI, August Mellaz, turut memberikan sambutan. Ia menilai peluncuran buku ini sebagai langkah penting dalam merawat memori kolektif bangsa. “Menurut saya luar biasa melalui peluncuran ini dalam rangka memperingati Hari Kartini dan menuliskan 21 tokoh penting yang memberi visi nyata dalam bentuk partisipasi. Hal ini layak dibukukan dan didokumentasikan. Peran perempuan luar biasa, tidak sekadar berpartisipasi tetapi juga mengangkat isu kesetaraan. Tulisan ini mampu menjadi tabungan bagi bangsa kita untuk optimistis maju,” kata Mellaz. Prosesi peluncuran ditandai dengan simbolis penyusunan potongan gambar sampul buku oleh jajaran pimpinan KPU Jawa Tengah bersama 18 penulis, serta pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur. Dalam kesempatan tersebut juga diputar video ucapan dari Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin. Afif menyampaikan bahwa buku tersebut tidak hanya memuat perjuangan demokratisasi, tetapi juga kerja-kerja konkret perempuan dalam berbagai lini kehidupan demokrasi. “Tidak hanya berisi perjuangan demokratisasi, tetapi berisi kerja-kerja membumi dari perempuan-perempuan hebat yang bisa menginspirasi kita semua,” ujarnya dalam tayangan video. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh Muhammad Ansori, Anggota KPU Kabupaten Klaten, serta Akmaliyah, Anggota KPU Jawa Tengah. Suasana reflektif itu menjadi pengantar menuju sesi talkshow dan bedah buku. Talkshow menghadirkan Anggota KPU Jawa Tengah Akmaliyah, Muslim Aisha, dan Mey Nurlela, bersama perwakilan penulis Muhammadun, Anggota KPU Kabupaten Jepara, serta Khikmatun, Anggota KPU Kabupaten Batang. Diskusi mengulas proses kreatif penulisan buku serta gagasan mengenai peran perempuan dalam memperkuat demokrasi di tingkat lokal.

NGOPI ASLI BEDAH BUKU 75 HARI PERJALANAN TERJAL LOGISTIK PEMILU 2024

Semarang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar forum diskusi mingguan bertajuk NGOPI ASLI (Ngobrol Pinter Arsip dan Logistik) pada Selasa, 28 April 2026. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus refleksi atas praktik pengelolaan arsip dan logistik dalam penyelenggaraan pemilu. Mengangkat tema “Staying Power – Semangat Tak Kenal Lelah dalam Pengelolaan Logistik”, forum kali ini dirangkai dengan bedah buku “75 Hari Perjalanan Terjal Logistik Pemilu 2024”. Buku tersebut merekam kisah nyata para petugas logistik yang bekerja di balik layar, menghadapi berbagai tantangan mulai dari medan sulit hingga kondisi cuaca ekstrem. Hadir sebagai narasumber, Primus Supriono menegaskan bahwa buku ini merupakan potret perjuangan “pejuang sunyi” dalam rantai tata kelola logistik. “Mereka bekerja tanpa sorotan, menembus berbagai keterbatasan demi memastikan distribusi logistik berjalan,” ujarnya. Diskusi dipandu oleh Susi Wahyu Setyowati yang mengarahkan pembahasan pada pentingnya daya tahan (staying power) dalam menjaga kualitas distribusi logistik pemilu. Sementara itu, Basmar Perianto Amron menekankan bahwa staying power merupakan kunci agar distribusi logistik dapat berjalan tepat jenis, tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat kualitas. “Konsistensi menjadi fondasi utama dalam menjaga keandalan sistem logistik pemilu,” ungkapnya. Senada, Handi Tri Ujiono menyampaikan bahwa kerja-kerja logistik yang sering kali tidak terlihat tetap menjadi penentu keberhasilan pemilu. Ia memastikan bahwa seluruh jajaran telah berupaya maksimal agar tidak ada pemilih yang terhambat akibat kendala logistik. Melalui forum NGOPI ASLI ini, KPU Jawa Tengah berharap semangat kolaborasi dan ketangguhan dalam pengelolaan logistik terus terjaga, sekaligus menjadi pembelajaran berharga untuk penyelenggaraan pemilu yang lebih baik di masa mendatang.

KPU JATENG IKUTI RAPAT PEMBINAAN DAN EVALUASI KINERJA JABFUNG DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT KPU TAHUN 2026

Jakarta, 27 April 2026 — Pejabat Fungsional Penata Kelola Pemilu Ahli madya dan Kasubag SDM menghadiri Rapat Pembinaan dan Evaluasi Kinerja Jabatan Fungsional di Lingkungan Sekretariat Jenderal KPU, Sekretariat KPU Provinsi/KIP Aceh dan Sekretariat KPU/KIP Kabupaten/Kota Tahun 2026 pada tanggal 27-30 April 2026 di Redtop Hotel, Jakarta. Disampaikan oleh Kepala Biro SDM, Yuli Hertati dalam Laporan Kegiatan bahwa KPU memiliki 16 Jenis Jabatan Fungsional tertentu. Oleh karena itu perlu dilakukan penyamaan persepsi dan perlu dilakukan pembinaan terhadap kinerja jabatan fungsional di Lingkungan Sekretariat Jenderal KPU, Sekretariat KPU Provinsi/KIP Aceh dan Sekretariat KPU/KIP Kabupaten/Kota. Dalam sambutannya mewakili Sekretaris Jenderal KPU Republik Indonesia, Deputi bidang dukungan teknis, Eberta Kawima menyampaikan bahwa KPU berkomitmen untuk menciptakan sumber daya manusia yang mampu melaksanakan tugas secara optimal dan profesional. Salah satunya dilakukan kegiatan pemahaman bersama terhadap tugas, peran dan pengembangan karir bagi jabatan fungsional diseluruh wilayah satuan kerja. Diharapkan seluruh jabatan fungsional dapat berperan aktif untuk mencapai kinerja lembaga yang lebih baik.

KPU JATENG IKUTI FGD FINALISASI PENGEMBANGAN KOMPETENSI SDM MELALUI LMS KEPEMILUAN TAHUN 2026

Jakarta, 28 April 2026 — KPU Provinsi Jawa Tengah mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia melalui Learning Management System (LMS) Kepemiluan Tahun 2026 yang diselenggarakan KPU Republik Indonesia di Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Divisi SDM dan Litbang, Mey Nurlela, serta Kepala Bagian Parmas dan SDM, Kiki Rizka Ningsih. Dalam pembukaan kegiatan, Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, menyampaikan bahwa pengembangan LMS merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem pembinaan SDM yang lebih modern dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa peningkatan kapasitas jajaran perlu didukung oleh mekanisme yang sistematis, sekaligus tetap menjunjung prinsip kolektif-kolegial dan penerapan sistem merit dalam pengelolaan SDM. FGD ini juga menyoroti pentingnya keselarasan kompetensi antara unsur komisioner dan sekretariat guna mendukung kinerja organisasi yang efektif. LMS dipandang sebagai bagian dari kerangka besar pengembangan kompetensi yang tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga pada penguatan tata kelola SDM secara menyeluruh. Pada penutupan kegiatan, Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU RI, Parsadaan Harahap, menegaskan bahwa implementasi LMS ke depan akan mencakup seluruh unsur KPU, baik pimpinan maupun sekretariat. Hal ini bertujuan untuk menciptakan keseimbangan kompetensi serta mendorong terwujudnya SDM kepemiluan yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan kebutuhan kelembagaan.